Teknologi Pendidikan online PPDB

Teknologi internetPendidikan Online ~Peran teknologi yang ada saat ini tidak hanya dalam bidang perusahaan saja, akan tetapi teknologi sudah merambah pada dunia pendidikan. Mengikuti pendidikan yang erkembang pada abad 21 ini, tentu saja dunia pendidikan harus selangkah lebih maju daripada sebelumnya.

Seperti yang dilakukan dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB yang dilakukan serentak dengan cara menggunakan teknologi internet melalui pendaftaran online. Hal tersebut lantas membuktikan bahwa pendidikan saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat.

Akan tetapi pada kasus yang ditemu teknologi pendidikan yang digunakan kerap kali mendapat penyalahgunaan. Misalnya saja pada penyelenggaraan PPDB yang dirasa ada unsur kecurangan. Dalam hal ini tentu saja banyak pihak yang sangat dirugikan.

Pada kasus ini ditemui orang tua murid yang mengatakan bahwa nama anaknya yang ada pada daftar online PPDB terpampang dan dapat dinyatakan lolos, akan tetapi pada saat pengumuman berlangsung nama anak dari orang tua murid tersebut tidak terdaftar.

Akan tetapi ada berbagai pihak yang menuturkan bahwa pada saat penyelenggaraan PPDB tersebut tidak terdapat unsur kecurangan melainkan adanya gangguan server yang ada. Sehingga dapat dipastikan kapasitas yang dimiliki oleh server yang ada kurang dan gangguan hacker.

Pengertian Teknologi Pendidikan

Teknologi pendidikan merupakan suatu media yang sangat modern yang digunakan dalam melakukan kegiatan yang berhubungan dengan belajar mengajar. Teknologi yang pada intinya merupakan suatu penerapan yang sistematis terhadap kehidupan sehari-hari dapat mengaplikasikan berbagai ilmu pengetahuan yang ada.

Sehingga dari sini dapat dikatakan bawa teknologi pendidikan merupakan suatu alat atau media yang dilengkapi dengan berbagai ilmu pengetahuan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan, yang pada dasarnya memiliki tujuan untuk membantu segala daya upaya pemebelajaran yang efektif, efisien dan berdaya guna.

Dalam hal ini teknologi pendidikan memiliki berbagai kajian dan praktik yang paling dasar yang mampu membantu segala proses pendidikan baik berupa kegiatan belajar mengajar, serta meningkatkan segala daya dan kinerja dari unsur pendidikan tersebut.

Manfaat Teknologi Pendidikan

Teknologi pendidikan yang ada tentu saja mempengaruhi berbagai gaya belajar yang ada pada siswa. Sehingga dari teknologi belajar diharapkan mampu memberikan perestasi yang beragam dan mengarah kearah yang progresif.

Adanya teknologi pendidikan tentu saja memiliki manfaat tersendiri bagi seluruh komponen maupun unsur pendidikan. Adapun manfaat dari pendidikan meliputi:

  1. Meningkatkan kemampuan belajar dari siswa
  2. Hilangnya diskriminasi dalam pendidikan
  3. Keberagaman informasi yang menimbulkan antusiame belajar
  4. Kenyamanan belajar dengan berbagai teknologi yang ada

Demikian artikel yang membahas mengenai Teknologi Pendidikan, PPDB Online, Peran Teknologi, Manfaat Teknologi. Semoga artikel yang kami sajikan mampu memberikan wawasan untuk Anda.

Artikel yang Terkait:

Beasiswa Sistem Pendidikan Tinggi

Beasiswa Pendidikan Tinggi
Beasiswa Pendidikan Tinggi

Beasiswa Pendidikan Tinggi~  Wujud semakin menyempitnya kesenjangan ekonomi yang terjadi dalam dunia pendidikan khususnya pada perkuliahan semakin terbukti dengan semakin maraknya beasiswa yang diberikan kepada mahasiswanya dengan secara tidak cuma-cuma.

Sebut saja salah satu program beasiswa yang diberikan ialah Bidik Misi, beasiswa tersebut diberikan kepada mahasiswa yang memiliki potensi dan tergolong pada kondisi ekonomi yang terbilang kurang mampu. Beasiswa tersebut resmi diluncurkan pada tahun 2010.

Dengan beasiswa tersebut mahasiswa akan dapat kuliah dengan lancar tanpa harus memikirkan hal yang mengganjal mengenai keuangan untuk kuliahnya. Apalagi ada tunjangan hidup yang diberikan kepada mahasiswa penerima beasiswa yang berkisar antara RP. 600.000,00 ,- tiap bulannya.

Akan tetapi pada saat ini yang kebanyakan perguruan tinggi negri saja yang mendapat beasiswa, dengan semakin meningkatnya reputasi yang dimiliki oleh perguruan tinggi swasta membuat perguruan tinggi tersebut memiliki hak untuk memberikan kewajibannya kepada mahasiswa berpotensi yang kurang mampu lewat beasiswa tersebut.

Telisik saja salah satu Universitas terbaik di Surabaya yaitu Universitas Airlangga memberikan kuota untuk beasiswa tersebut dengan kuota yang terbilang fantastik yaitu mencapai dua ribu.

Hal ini diadakan mengingat semakin sulitnya lulusan SMA sederajat melanjutkan kembali untuk kuliah. Tujuan bantuan beasiswa sendiri ialah sebagai suatu bantuan bagi penerima hak yang dianggap mampu memberikan sumbangsih yang positif kelak untuk negara ini.

Akan tetapi kita mungkin sedikit lupa dengan tujuan dari pemberian beasiswa tersebut, sehingga kita menjadi meremehkan apa yang telah menjadi kewajiban kita yaitu dengan belajar yang segiat-giatnya dan melakukn perubahan yang besar kearah yang lebih positif.

Dalam pemberian beasiswa sendiri juga memiliki jenis-jenis tersendiri dan dalam bentuk berbagai program. Adapun macam-macam beasiswa yang ada pada perguruan tinggi, sebagai berikut:

  1. Beasiswa Pendidikan Pascasarjana (BPP) Dalam Negeri
  2. Beasiswa Pendidikan Pascasarjana (BPP) Luar Negeri
  3. Beasiswa Tanpa Gelar (non-degree) Dalam Negeri
  4. Beasiswa Tanpa Gelar (non-degree) Luar Negeri

Program beasiswa Dikti lebih memfokuskan pada peningkatan kapasitas dan kualitas SDM sesuai juga dengan UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Adapun tujuan pemberian beasiswa:

  1. Memberi kesempatan kepada dosen dan calon dosen serta tenaga kependidikan Perguruan Tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
  2. Meningkatkan Sumber Daya Manusia Perguruan Tinggi Indonesia yang berkualitas dan memperoleh pengakuan internasional .
  3. Meningkatkan peran dosen dan tenaga kependidikan dalam rangka peningkatan mutu Perguruan Tinggi di Indonesia.

Demikian artikel yang berisi tentang Beasiswa Perguruan Tinggi, Macam-Macam Beasiswa Perguruan Tinggi, Pengembangan Perguruan Tinggi, Tujuan Pemberian Beasiswa. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda.

Artikel Yang Terkait:

Pengembangan Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar

Contoh Tesis~ Peran Komite Sekolah Dalam Pengembangan Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar Standar Nasional (StudiKasus di SDN Pandean 1 Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali)

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Latar Belakang Masalah

Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan setiap warga negara berusia 7-15 tahun wajib mengikuti pendidikan dasar. Sebagaimana disebutkan dalam pasal 34 ayat 3 bahwa wajib belajar merupakan tanggung jawab negara yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat (Depdiknas, 2006:5). Konsekuensi dari amanat undang-undang tersebut pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik pada tingkat dasar yakni, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta satuan pendidikan lain sederajat.

Menyadari pentingnya proses peningkatan kualitas sumber daya manusia, maka pemerintah berupaya mewujudkanmelalui usaha pembangunan pendidikan bermutu dengan cara pengembangan dan perbaikan kurikulum dan sistem evaluasi, perbaikan sarana-prasarana pendidikan, pengembangan dan pengadaan materi ajar, serta pelatihan guru dan tenaga kependidikan lainnya.Akan tetapi realita di lapangan, usaha tersebut belum mampu meningkatkan mutu pendidikan (Depdiknas, 2001:11-12). Menurut Panjastuti (2008:14) gambaran rendahnya mutu pendidikan dasar di Indonesia dibandingkan negara lain, dapat dilihat dari hasil survei internasional dari tahun ke tahun. Secara umum prestasi siswa-siswi îIndonesia mendapat penghargaan pada ajang olimpiade keilmuan internasional, ironisnya kondisi sekolah/madrasah di daerah masih menyedihkan.

Batasan Masalah

  1. Kualitas pendidikan yang dimaksud dalam penelitian ini dilihat dari aspek peran serta masyarakat (PSM) sebagai salah satu pilar Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) terutama manajemen dan tatakelola. ïï
  2. Komite Sekolah yang dilakukan penelitian adalah anggota Komite Sekolah yang terdiri dari ketua, sekertaris, bendahara dan anggota di SDN Pandean 1 Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali.
  3. SDN Pandean 1 merupakan sekolah dasar standar nasional pertama di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali karena pengelolaan dan penyelenggaraanya telah memenuhi aspek kriteria minimal dalam Standar Nasional Pendidikan.

Tujuan Penelitian

Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui peran Komite Sekolah SSN dalam pengembangan kualitas pendidikan yang diuraikan dalam tujuan sebagai berikut:

  1. Mendiskripsikanpemahaman peran Komite Sekolah dalam pengembangan kualitas pendidikan di SDN Pandean 1 Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali.
  2. Mendiskripsikanperan Komite Sekolah dalam pengembangan kualitas Pendidikan di SDN Pandean 1 Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali.
  3. Mendiskripsikandampak peran Komite Sekolah dalam pengembangan kualitas pendidikan di SDN Pandean 1 Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali.

Kesimpulan

  1. Peran Komite Sekolah dalam pengembangan mutuSDN Pandean 1 sebagai sekolah standar nasional menurut sekolah adalah memberikan pertimbangan,  dan dukungan, melakukan pengawasan, serta mediasi.
  2. Dampak Peran Komite Sekolah dalam mengembangkan mutu SDN Pandean 1 sebagai sekolah standar nasional  menurut persepsi orangtua dan sekolah adalah lulusan yang diterima di sekolah negeriatau favorit, kepercayaan masyarakat dengan menyekolahkan anak di SDN Pandean 1, perilaku kedisiplinan siswa dalam menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah, nilai rata-rata nilai UASBNmata pelajaran Matematika, BahasaIndonesia dan IPA mencapai 8,3.

Artikel yang Terkait:

Incoming search terms:

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli

Pendidikan
Pendidikan

Pendidikan~ Terkadang kemampuan seseorang dalam berfikir dipengaruhi oleh tingkat pendidikan seseorang tersebut. Dengan kata lain pendidikan menjadai salah satu faktor terpenting dalam kehidupan seseorang.

Namun perlu diketahui juga bahwa pendidikan bukan hal yang asing lagi untuk kita dengar mengingat sekarang ini banyaknya slogan yang mewajibkan seseorang mengenyam pendidikan hingga 12 tahun lamanya. Dengan mengingat kembali tujuan pembangunan negeri ini yaitu mencerdaskan segenap kehidupan bangsa, tak dipungkiri lagi pendidikan sudah mampu menyentuh dan menjalar ke berbagai lapisan masyarakat.

Meskipun pada saat ini tidak semua lapisan masyrakat merasakan hakikat dari pendidikan, hal tersebut perlu diteliti kembali apa alasan mengapa banyak masyarakat yang belum mengerti dengan benar apa sebenarnya pendidikan tersebut. Apa mereka menganggap bahwa pendidikan bukan hal yang terpenting dari kehidupan ini ?

Yah mungkin saja persepsi tersebut salah satu faktor pendukung kesalahan persepsi mengenai pendidikan. Namun selain itu bisa juga dilihat bahwa sekian banyaknya pengertian dari pendidikan itu sendiri membuat beberapa kesimpang-siuran mengenai pendidikan di dalam persepsi masyarakat itu sendiri.

Oleh karennya sebagai makhluk yang tercipta sungguh sempurnanya serta memiliki akal yang telah dikaruniakan oleh sang pencipta sudah selayaknya kita sebagai manusia yang berakal dapat mengerti dengan benar apa sebenarnya pendidikan tersebut, sehingga dapat terlahir pula pemikiran-pemikiran bahwa dilaksanakannya pendidikan  memiliki tujuan tertentu untuk kehidupan sehari-hari.

Dalam artikel Tesis Pendidikan ini bermaksud secara langsung ingin seklai memberikan wawasan kepada anda serta pada artikel kali ini diharapakan dapat membuka pemikiran tentang bagaiamana menyikapi adanya pendidikan tersebut.

Seorang ahali pendidikan bernama M.J. Langeveld pernah mendefinisikan pendidikan kedalam sebuah arian yaitu pendidikan merupakan segenap upaya yang dilakukan untuk memberikan bimbingan kepada manusia dalam menghadapi masa kedewasaannya.

Namun hal yang berbeda dijelaskan oleh Stella van Petten Henderson yang mengatakan bahwasanya pendidikan merupakan warisan sosial yang terjadi dari kombinasi pertumbuhan dan berkembangan.

Dari pengertian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa secara tidak langsung bahwa pendidikan merupakan usaha sadar utuk menolong seseorang mendapatkan sebuah wawasan agar bisa mandiri serta bertanggung jawab atas tingkah lakunya.

Dalam hal ini beliau juga menyebutkan bawa tujuan utama terjadinya pendidikan ialah untuk mendewasakan seseorang dari segi berpikir, kematangan emosional, memiliki harga diri, sikap dan tingkah laku yang dapat diteladani serta kemampuan pengevaluasian diri.

Dalam pemikiran modern yang ada pada masyarakat lembaga-lembaga pendidikan yang ada saat ini dianggapa sebagai kunci utama tersalurnya tujuan sosial dalam pendidikan, anggapan tersebut banyak diungkapakan para orangtua khususnya orang tua yang sadar akan pentingnya pendidikan bagi anaknya.

Pemerintah dan orangtua secara bersaam telah melakukan penganggaran biaya pendidikan yang bisa dikatakan kedalam jumlah yang sangat besar untuk memajukan kesejahteraan sosial serta pembangunan bangsa.

Tak hanya itu pendidikan juga tealah menanamkan rasa Takwa takut akan Tuhan YME sehingga dari sinilah dasara terjadinya peningkatan kemajuan-kemajuan dan pembangunan politik, ekonomi, sosial dan pertahanan keamanan.

Dengan secara singkat dapat dikatakan bahwa untuk mengembangkan wawasan anak terhadap ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan secara tepat dan benar, sehingga membawa kemajuan pada individu masyarakat dan negara untuk mencapai tujuan pembangunan nasional.

Tujuan dari pendidikan adalah mejadikan manusia atau individu yang bertaqwa dan beriman kepada Tuhan YME, mempunyai akhlak mulia, cerdas, sehat, berkemauan, berperasaan, dan dapat berkarya untuk memenuhi kebutuhan secara wajar, dapat mengendalikan hawa nafsu, bermasyarakat, berbudaya, dan berkepribadian.

Sehingga dalam mengaplikasikannya dapat mengembangkan segala potensi yang ada pada anak seperti moralitas, keberagaman, individualitas (personalitas), sosialitas, keberbudayaan yang menyeluruh dan terintegrasi. Dapat dikatakan juga bahwa pendidikan mempunyai fungsi untuk memanusiakan manusia.

Demikian artikel yang membahas mengenai Pengertian Pendidikan, Peran Pendidikan, Fungsi Pendidikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat sebagai bahan acuan refrensi anda.

Maraknya Penghindaran TOEFL Padahal Sekolah Dan Kerja Butuh TOEFL

TOEFLKemampuan TOEFL~ Pada dasarnya kemampuan seseorang bisa diukur dari bagaimana orang tersebut bersikap serta berfikir. Akan tetapi tahukah Anda selama ini apa saja yang dijadikan acuan untuk pemenuhan kebutuhan sebagai sarana penunjang kemampuan tersebut ? Yah tentu saja sebuah pengetehuan.

Pengetahuan merupakan suatu media informasi yang ada dalam diri seseorang. Pengetahuan sendiri tidak dapat diukur dengan kasat mata. Terkadang penegtahuan juga diukur dari sebuah ujian atau test yang diadakan. Baik diadakan dari lembaga yang formal ataupun lembaga yang nonformal.

Misalnya saja, ketika duduk disekolah dasar kemampuan berfikir peserta didik diketahui dari nilai-nilai yang ia dapat. Nilai yang ia dapat diperoleh dari sebuah test yang bentuknya lisan ataupun tulisan.

Pengetahuan tidak hanya berupa perhitungan saja akan tetapi juga kecakapan dalam berbahasa. Kecakapan tersebut berupa mampu berbahasa Nasional, Lokal, dan Bahasa Asing. Saah satu kecakapan dalam berbahasa asing yang saat ini mark dibicarakan adalah Bahasa Inggris.

Terkadang penilaian akan kecakapan berbahasa Inggris dinilai dari hasil TOEFL individu tersebut. Lantas apa sebenarnya yang  disebut dan dimaksud dengan TOEFL ? seberapa pentingkah TOEFL ?. mari kita simak.

Pada dasarnya TOEFL merupakan pegukuran kemampuan dalam berbahasa Inggris yang dilakukan pada saat memasuki sebuah perguruan tinggi. Di Amerika TOEFL merupakan uji kecakapan berbahasa Inggris bagi calon mahasiswa yang mendaftar perguruan tinggi yang diselenggarakan bagi calon mahasiswa yang bahasa ibunya bukan Bahasa Inggris.

Lantas apa hanya di Amerika saja pelaksanaan TOEFL dilakukan ? dan jawabannya adalah TIDAK. Dewasa ini di Jakarta telah diselenggarakan berbagai uju kemampuan TOEFL sebagai tiket kaum muda yang ingin ke tingkat pendidikan global.

Bukan hanya dunia pendidikan saja yang membutuhkan TOEFL, tapi dunia kerja juga membutuhkan suatu kompetensi dalam berbahasa Inggris. Setiap individu yang memiliki skor TOEL di atas rata-rata akan mendapatkan posisi jabatan yang dinilai mampu menjangkau clien internasional.

Lantas dilihat dari sumber daya manusia yang dimiliki Indonesia saat ini masih dapat dikatakan rendah. Banyak peserta didik ditingkat Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi yang mash tidak menhhiraukan pentingnya TOEL. Bahakan sebagian dari mereka menghindarai adanya tes kemampuan TOEFL tersebut. Hal tersebut disebabkan oleh banyak alasan salah satunya adalah tingkat kesulitan yang ada pada TOEFL.

Demikian artikel yang berjudul Maraknya Penghindaran TOEFL Padahal Sekolah Dan Kerja Butuh TOEFL. Semoga artikel yang Kami sajikan mampu memberikan wawasan untuk Anda.

Artikel yang Terkait: