Referensi Buku dan Jurnal tentang Sekolah Bertaraf Internasional

  • Adi Wijaya dan Fianti. Konsep Sekolah Bertaraf internasional. http:// forum rsbi.net/index.php? pa ge=6 /. (diakses 12 Maret 2010).
  • Ahmad Rizali. Sekolah Bertaraf Internasional: Program Gagal ?. http://ahmadrizali.com/index.php/2008/09/27/sekolah-bertaraf- internasional-sbiprogramgagal/. (diakses 12 Maret 2010).
  • Anggi Ariani. 2009. Implementasi Program Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) (Studi Pelaksanaan Rintisan SBI di SMA Negeri 1 Surakarta). Surakarta. Tesis
  • Anthony Glenda and Walshaw Margaret. 2009. “Characteristics of Effective Teaching of Mathematics: A View from the West”. Dalam Journal of Mathematics Education Vol. 2, No. 2. New Zealand:Massey University
  • Awaluddin Tjalla. 2008. Potret Mutu Pendidikan Indonesia Ditinjau dari Hasil- hasil Studi Internasional. Universitas Negeri Jakarta.
  • Azimmatul Ihwah. 2009. Profil Siswa Kelas Rintisan SMA Bertaraf Internasional (SMABI) di SMA Majelis Tafsir AL-Qur’an (SMATA) Syrakarta dalam Belajar Konsep Matematika Ditinjau dari Intelligence Quotient (IQ) Siswa Tahun Ajaran 2008/2009. Surakarta. Skripsi
  • Budiharjo. 2006. Penerapan Pemahaman Konsep Penalaran dan Komunikasi Pemecahan Masalah Pada Penulisan Soal. Jawa Tengah: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
  • Budiyono. 2003. Metodologi Penelitian Pendidikan.Surakarta: UNS Press
  • B. Yushau and M. A. Bokhari.2003.Language and Mathematics (A Mediational Approach to Bilingual Arabs). Dhahran: Department of Mathematical Sciences King Fahd University of Petroleum & Minerals
  • Hasan Alwi. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Jakarta
  • HB. Sutopo. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: UNS Press
  • H.M Zainudin. 2009. Reformasi Pendidikan. Jakarta: Pustaka Pelajar
  • Lexy J. Moleong. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  • Masthoni. Memahami Kembali Definisi dan Deskripsi Matematika. http:// masthoni.wordpress.com/2009/07/12/melihat-kembalidefinisi-dan deskri psi matematika). (diakses 30 Maret 2010).
  • Medinat F. Salman.2009. “Active learning Techniques In mathematics Workshop Nigerian Primary School Teacher’s Assesment”. Dalam International Electronic Journal of Mathematics Education Volume 4, Number 1.
  • Moh.Tomtom Makmur. Sekolah Bertaraf internasional. http://groups.yahoo.com/ group/cfbe/message/34439.htm. (diakses 12 Maret 2010).
  • Nana Syaodih Sukmadinata. 2006. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Rosdakarya.
  • Satria Dharma. Sekolah bertaraf Internasional. http://satriadharma.wordpress.co m/2007/19/sekolah-bertaraf-internasional-quo-vadiz/. (diakses 17 Maret
  • 2010).
Stacey Kaye and MacGregor Mollie.1991.”Difficulties of Students With Limited
  • English Language Skills in Pre-Service Mathematics Education Course 1”. Dalam Mathematics Education Research Journal Vol.3, No 2.University of Melbourne.
  • Sigid Widagdo. 2007. Analisis Pelaksaan Pembelajaran KBK Mata Pelajaran Matematika di SMA N 1 Karanganom. Skripsi
  • Soedjadi R. 2000. Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia. Jakarta : Dirjen Dikti Depdiknas
  • Soedjiarto. 2008. Landasan dan Arah Pendidikan Indonesia. Jakarta: Kompas
  • Suharsimi Arikunto. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta
  • Sumardyono. 2004. Karakteristik matematika dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Matematika. Yogyakarta: Depdiknas Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Pusat Pengembangan penataran guru Matematika
  • Sunar Hendayana. 2008. Indonesia’s Issues and Challenges on Quality Improvement of Mathematics and Science Education. Jakarta:Universitas Indonesia
  • Syarifuddin Asdoris. Pembelajaran Matematika Sekolah. http://Syariefartikel.blog spot.com/. ( Diakses 30 Maret 2010).
  • Tatang M. Amirin. SAMPEL, sampling, dan populasi penelitian (Bagian II: Tekniksampling II).http://tatangmanguny.wordpress.com/2009/06/30/sam
  • pel-sampling-dan-populasi-penelitian-bagian-ii-teknik-sampling-ii/. (Diakses 24 April 2010).
  • Tatang M. Amirin.2002. Pedoman Khusus Pengembangan Silabus Berbasis Kemampuan Dasar SMU. Jakarta: Depdiknas.
  • Tatang M. Amirin . 2008. Laporan Pelaksanaan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Rintisa SMA Bertaraf Internasional Tahun pelajaran 2007/2008. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
  • Tatang M. Amirin . 2008. Panduan Penyelenggaraan Program Rintisan SMA Bertaraf Internasional. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.
  • Tatang M. Amirin . 2010.Panduan Penyelenggaraan Program Rintisan SMA Bertaraf Internasional Edisi ke Empat. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional
  • Republik Indonesia Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.
  • Tatang M. Amirin . 2008. Executive Summary Laporan Pelaksanaan Kegiatan Evaluasi Kinerja penyelenggaraan Rintisan SMA Bertaraf Internasional Tahun Ajaran 2007/2008. Depdiknas Dirjen Mandikdasmen Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas
Incoming search terms:

Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) sebagai paradigma baru pengembangan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan sekolah

Tesis Manajamen Berbasis Sekolah – Manajen Berbasis Sekolah adalah salah satu tema yang mempunyai banyak peminat dalam paket Jasa Pembuatan Tesis di tempat kami.

Manajemen sekolah pada masa orde baru (ORBA) secara sentralistik telah menempatkan sekolah pada posisi marginal, kurang diberdayakan tetapi malah diperdayakan, kurang mandiri, pasif atau menunggu instruksi, inisiatif dan kreativitas tidak berkembang. Lahirnya Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah, memberikan keleluasaan kepada daerah untuk menyelenggarakan ”Otonomi Daerah”.

Dalam kerangka inilah tercipta konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) atau School Based Management (SBM) sebagai paradigma baru pengembangan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan sekolah dan kebutuhan masing-masing daerah. MBS merupakan suatu konsep yang menawarkan otonomi pada sekolah untuk menentukan kebijakan sekolah dan diharapkan mampu memecahkan berbagai masalah pendidikan demi peningkatan mutu pendidikan pada umumnya dan mutu sekolah pada khususnya di Indonesia, seperti yang terjadi di beberapa negara maju seperti Australia dan Amerika.

Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) merupakan terjemahan dari School Based Management (SBM). Istilah ini pertama kali muncul di Amerika Serikat ketika masyarakat mulai mempertanyakan relevansi pendidikan dengan tuntutan dan perkembangan masyarakat setempat. Sementara di Indonesia konsep ini telah disosialisasikan bersamaan dengan wacana kurikulum 1994 pada tenaga pendidik dan kependidikan. School Based Management (SBM) diartikan sebagai pengalihan dalam pengambilan keputusan dari tingkat pusat sampai ke tingkat sekolah. Pemberian kewenangan dalam pengambilan keputusan dipandang sebagai otonomi di tingkat sekolah dalam pemberdayaan sumber-sumber yang ada sehingga sekolah mampu secara mandiri menggali, mengalokasikan, menentukan prioritas, memanfaatkan, mengendalikan dan mempertanggungjawabkan kepada setiap yang berkepentingan (Nanang Fattah, 2000:8).

Tujuan penelitian / Tesis Manajemen Berbasis Sekolah adalah untuk efisiensi sumber daya sekolah, peningkatan mutu pendidikan serta meningkatnya rasa tanggung jawab dari berbagai pihak yang terkait dalam pengelolaan sekolah yang menjadi objek penelitian.

Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) terdiri dari tujuh komponen meliputi: 1) Manajemen kurikulum dan program pengajaran; 2) Manajemen tenaga kependidikan; 3) Manajemen kesiswaan; 4) Manajemen keuangan dan pembiayaan; 5) Manajemen sarana dan prasarana pendidikan; 6) Manajemen hubungan sekolah dan masyarakat; 7) Manajemen layanan khusus. Berdasarkan ketujuh komponen, manajemen kurikulum dan program pengajaran merupakan komponen terpenting tanpa mengabaikan keenam komponen yang lain. Kurikulum menjadi suatu instrumen inti pada proses pengembangan pendidikan nasional.

Implikasi Praktis dari Tesis Manajemen Berbasis Sekolah ini diharapkan dapat berguna sebagai masukan pihak sekolah dan para guru Mata Pelajaran yang dalam upaya perencanaan dan pelaksanaan kurikulum agar ke depan, kurikulum dapat lebih efektif meningkatkan mutu pembelajaran ekonomi terutama peningkatan prestasi belajar siswa melalui implementasi Manajemen Berbasis Sekolah.

Kepada Mahasiswa Strate II yang hendak menggunakan Jasa Pembuatan Tesis dengan tema yang sama atau tema-tema terupdate yang lain bisa menghubungi kami.

Incoming search terms: