Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) sebagai paradigma baru pengembangan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan sekolah

Tesis Manajamen Berbasis Sekolah – Manajen Berbasis Sekolah adalah salah satu tema yang mempunyai banyak peminat dalam paket Jasa Pembuatan Tesis di tempat kami.

Manajemen sekolah pada masa orde baru (ORBA) secara sentralistik telah menempatkan sekolah pada posisi marginal, kurang diberdayakan tetapi malah diperdayakan, kurang mandiri, pasif atau menunggu instruksi, inisiatif dan kreativitas tidak berkembang. Lahirnya Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah, memberikan keleluasaan kepada daerah untuk menyelenggarakan ”Otonomi Daerah”.

Dalam kerangka inilah tercipta konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) atau School Based Management (SBM) sebagai paradigma baru pengembangan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan sekolah dan kebutuhan masing-masing daerah. MBS merupakan suatu konsep yang menawarkan otonomi pada sekolah untuk menentukan kebijakan sekolah dan diharapkan mampu memecahkan berbagai masalah pendidikan demi peningkatan mutu pendidikan pada umumnya dan mutu sekolah pada khususnya di Indonesia, seperti yang terjadi di beberapa negara maju seperti Australia dan Amerika.

Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) merupakan terjemahan dari School Based Management (SBM). Istilah ini pertama kali muncul di Amerika Serikat ketika masyarakat mulai mempertanyakan relevansi pendidikan dengan tuntutan dan perkembangan masyarakat setempat. Sementara di Indonesia konsep ini telah disosialisasikan bersamaan dengan wacana kurikulum 1994 pada tenaga pendidik dan kependidikan. School Based Management (SBM) diartikan sebagai pengalihan dalam pengambilan keputusan dari tingkat pusat sampai ke tingkat sekolah. Pemberian kewenangan dalam pengambilan keputusan dipandang sebagai otonomi di tingkat sekolah dalam pemberdayaan sumber-sumber yang ada sehingga sekolah mampu secara mandiri menggali, mengalokasikan, menentukan prioritas, memanfaatkan, mengendalikan dan mempertanggungjawabkan kepada setiap yang berkepentingan (Nanang Fattah, 2000:8).

Tujuan penelitian / Tesis Manajemen Berbasis Sekolah adalah untuk efisiensi sumber daya sekolah, peningkatan mutu pendidikan serta meningkatnya rasa tanggung jawab dari berbagai pihak yang terkait dalam pengelolaan sekolah yang menjadi objek penelitian.

Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) terdiri dari tujuh komponen meliputi: 1) Manajemen kurikulum dan program pengajaran; 2) Manajemen tenaga kependidikan; 3) Manajemen kesiswaan; 4) Manajemen keuangan dan pembiayaan; 5) Manajemen sarana dan prasarana pendidikan; 6) Manajemen hubungan sekolah dan masyarakat; 7) Manajemen layanan khusus. Berdasarkan ketujuh komponen, manajemen kurikulum dan program pengajaran merupakan komponen terpenting tanpa mengabaikan keenam komponen yang lain. Kurikulum menjadi suatu instrumen inti pada proses pengembangan pendidikan nasional.

Implikasi Praktis dari Tesis Manajemen Berbasis Sekolah ini diharapkan dapat berguna sebagai masukan pihak sekolah dan para guru Mata Pelajaran yang dalam upaya perencanaan dan pelaksanaan kurikulum agar ke depan, kurikulum dapat lebih efektif meningkatkan mutu pembelajaran ekonomi terutama peningkatan prestasi belajar siswa melalui implementasi Manajemen Berbasis Sekolah.

Kepada Mahasiswa Strate II yang hendak menggunakan Jasa Pembuatan Tesis dengan tema yang sama atau tema-tema terupdate yang lain bisa menghubungi kami.

Incoming search terms:
Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) sebagai paradigma baru pengembangan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan sekolah | tesis pendidikan | 4.5

Leave a Reply