Pengembangan Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar

Contoh Tesis~ Peran Komite Sekolah Dalam Pengembangan Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar Standar Nasional (StudiKasus di SDN Pandean 1 Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali)

OLYMPUS DIGITAL CAMERA Pengembangan Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar Pengembangan Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar  kualitas pendidikan

Latar Belakang Masalah

Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan setiap warga negara berusia 7-15 tahun wajib mengikuti pendidikan dasar. Sebagaimana disebutkan dalam pasal 34 ayat 3 bahwa wajib belajar merupakan tanggung jawab negara yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat (Depdiknas, 2006:5). Konsekuensi dari amanat undang-undang tersebut pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik pada tingkat dasar yakni, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta satuan pendidikan lain sederajat.

Menyadari pentingnya proses peningkatan kualitas sumber daya manusia, maka pemerintah berupaya mewujudkanmelalui usaha pembangunan pendidikan bermutu dengan cara pengembangan dan perbaikan kurikulum dan sistem evaluasi, perbaikan sarana-prasarana pendidikan, pengembangan dan pengadaan materi ajar, serta pelatihan guru dan tenaga kependidikan lainnya.Akan tetapi realita di lapangan, usaha tersebut belum mampu meningkatkan mutu pendidikan (Depdiknas, 2001:11-12). Menurut Panjastuti (2008:14) gambaran rendahnya mutu pendidikan dasar di Indonesia dibandingkan negara lain, dapat dilihat dari hasil survei internasional dari tahun ke tahun. Secara umum prestasi siswa-siswi îIndonesia mendapat penghargaan pada ajang olimpiade keilmuan internasional, ironisnya kondisi sekolah/madrasah di daerah masih menyedihkan.

Batasan Masalah

  1. Kualitas pendidikan yang dimaksud dalam penelitian ini dilihat dari aspek peran serta masyarakat (PSM) sebagai salah satu pilar Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) terutama manajemen dan tatakelola. ïï
  2. Komite Sekolah yang dilakukan penelitian adalah anggota Komite Sekolah yang terdiri dari ketua, sekertaris, bendahara dan anggota di SDN Pandean 1 Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali.
  3. SDN Pandean 1 merupakan sekolah dasar standar nasional pertama di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali karena pengelolaan dan penyelenggaraanya telah memenuhi aspek kriteria minimal dalam Standar Nasional Pendidikan.

Tujuan Penelitian

Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui peran Komite Sekolah SSN dalam pengembangan kualitas pendidikan yang diuraikan dalam tujuan sebagai berikut:

  1. Mendiskripsikanpemahaman peran Komite Sekolah dalam pengembangan kualitas pendidikan di SDN Pandean 1 Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali.
  2. Mendiskripsikanperan Komite Sekolah dalam pengembangan kualitas Pendidikan di SDN Pandean 1 Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali.
  3. Mendiskripsikandampak peran Komite Sekolah dalam pengembangan kualitas pendidikan di SDN Pandean 1 Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali.

Kesimpulan

  1. Peran Komite Sekolah dalam pengembangan mutuSDN Pandean 1 sebagai sekolah standar nasional menurut sekolah adalah memberikan pertimbangan,  dan dukungan, melakukan pengawasan, serta mediasi.
  2. Dampak Peran Komite Sekolah dalam mengembangkan mutu SDN Pandean 1 sebagai sekolah standar nasional  menurut persepsi orangtua dan sekolah adalah lulusan yang diterima di sekolah negeriatau favorit, kepercayaan masyarakat dengan menyekolahkan anak di SDN Pandean 1, perilaku kedisiplinan siswa dalam menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah, nilai rata-rata nilai UASBNmata pelajaran Matematika, BahasaIndonesia dan IPA mencapai 8,3.

Artikel yang Terkait:

Incoming search terms:
Pengembangan Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar | admin | 4.5

Leave a Reply