Sarjana Mendidik Sebagai Motivasi Belajar Bangsa

Sarjana Mendidik Sarjana Mendidik Sebagai Motivasi Belajar Bangsa Sarjana Mendidik Sebagai Motivasi Belajar Bangsa Sarjana MendidikPendidikan Bangsa~ Pemerataan pendidikan sudah seharusnya berlangsung lebih cepat dari apa yang telh direncanakan. Dengan artian perkemabangan yang dilakukan harus sesuai dan sejalan dengan apa yang telah direncanakan.

Adanya program sarjana mendidik yang telah ditugaskan di berbagai temat yang sangat pedalaman menjadi bukti nyata dari implementasi pemerataan pendidikan. Ada banyak kasus yang ditemui dalam melaksanakan pendidikan, terutama tidak adanya motivasi yang ada dalam diri siswa.

Ada banyak siswa yang ada dalam suatu sekolah akan tetapi hanya ada beberapa saja yang hadir. Misalnya saja pada SD YPK Namber, Distrik Numfor Barat pada kelas II tercatat ada 20 anak yang ada, akan tetapi yang masuk hanya sejumlah 5 anak.

Kurangnya motivasi elajar yang dialami oleh naak-anak disebabkan oleh beragam alasan. Tidak adanya listrik, susahnya air menjadikan mereka hilang semangat dalam belajar, yang ada di pikran mereka hanya bagaimana cara menyambung hidup keseharian saja.

Padahal jika dilihat tugas mereka pada saat ini hanya belajar dengan baik dan benar, lebih ironisnya lagi mereka yang masih tercata sebagai siswa-siswi tidak pernah membunyai harapan dan cita-cita atas diri mereka sendiri. Bayangkan saja sekolah tanpa cita-cita ?

Dari sini pemerintah berusaha mewujudkan segala harapan bangsa dengan cara mengembangkan pendidikan diberbagai klaangan dan wilayah yang ada di Nusantara. Sehingga cita-cita bangsa sendiri mampu dicapai dengan optimal.

Pengertian Motivasi Belajar

Dengan “motif”  dimaksudkan  segala daya yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu(Nasution, 2000: 73).Dalam proses pembelajaran sering kali ditemukan seorang siswa yang tidak melakukan sesuatu hal sepertiyang seharusnya dilakukan oleh teman-temannya. Dalam hal ini perlu diselidikipenyebabnyayang tentu saja sangat beragam.

Ada kemungkinan siswa tidak mampu, malas, sakit, malu, sibuk mengerjakan tugas yang lain, bermasalah dalamkeluarga atau dengan  temannya, dan lain sebagainya. Melalui motivasi diharapkan siswa memiliki usaha dan mampu membangun kondisi, sehingga muncul keinginan dan minat serta ada kesediaan untuk melakukan sesuatu.

Dari ilustrasi di atas, istilah motivasi seringkali dikaitkan dengan kegiatan pembelajaran.  Namun pada umumnya motivasi dikaitkan dengan psikologi pendidikan.Terkait dengan motivasi ini, dalam psikologi pendidikan dikenal beberapa teori, konsep atau model yang didasarkan pada cara berpikir dan sudut pandang serta latar belakang dari para ahli. Maka dapat dikatakan bahwa motivasi merupakan salah satu komponen yang amat penting dalam pembelajarandan sekaligus merupakan sesuatu yang sulit diukur.

Fungsi Motivasi Dalam Pembelajaran

Dalam kehidupan sehari-hari, motivasi sering diartikan dengan: keinginan, hasrat, tekad, maksud, dorongan, kemauan, kebutuhan, kehendak, keharusan, cita-cita, kesediaan dan sebagainyayang berfungsi sebagai pendorong usaha dan pencapaian prestasi (Sardiman, A.M, 2001: 83).

Seseorang melakukan suatu usaha karena adanya motivasi.Motivasi yang kuat dalam belajar akan menunjukkanprestasibelajar yang baik karena motivasi ini pulalah yang membuat orang mempunyai usaha yang tekun, telaten, serta rajin. Intensitas motivasi siswa akan sangat menentukan tingkat pencapaian hasil belajarnya.

Demikian artikel yang membahas mengenai Pemerataan Pendidikan, Pendidikan Anak Bangsa, Motivasi Belajar, Fungsi Motivasi Belajar. Semoga artikel yang Kami sajikan mampu memberikan wawasan untuk Anda.

Artikel yang Terkait:

Sarjana Mendidik Sebagai Motivasi Belajar Bangsa | admin | 4.5

Leave a Reply